JAKARTA – Umroh sekarang bayar belakangan sering dianggap hanya cocok buat orang yang belum punya tabungan sama sekali. Padahal kenyataannya, banyak calon jamaah justru sudah punya dana yang dikumpulkan sedikit demi sedikit. Mereka hanya merasa jumlahnya belum cukup untuk langsung melunasi biaya umroh.
Kalau kamu ada di posisi ini, pertanyaan yang sering muncul adalah, “Boleh nggak ya tabungan yang sudah ada dipakai sebagian, lalu sisanya menggunakan program pembiayaan?”
Jawabannya, yang paling penting adalah kamu berkonsultasi dulu sebelum mengajukan. Soalnya kondisi setiap jamaah berbeda. Ada yang sudah menabung setengah dari harga paket, ada juga yang baru punya sebagian kecil. Dari situ, tim akan membantu menjelaskan pilihan yang paling sesuai.
Di program pembiayaan umroh syariah WHI bersama BFI Finance Syariah, semuanya dimulai dari konsultasi dengan Tim Consultant (TC) WHI. Kamu bisa memilih paket umroh sekaligus berdiskusi mengenai rencana pembayaran yang paling nyaman sesuai kondisi keuanganmu.
Kalau sudah menentukan paket dan siap melanjutkan proses, data akan diteruskan kepada tim BFI Finance Syariah. Setelah itu dilakukan proses follow up, pengumpulan dokumen, serta analisa dan pengecekan kelayakan pembiayaan.
Kalau pengajuan disetujui, jamaah melakukan pembayaran DP mulai dari 15 persen dari total harga paket kepada BFI Finance Syariah, lalu menandatangani akad pembiayaan. Setelah administrasi selesai, proses persiapan keberangkatan bersama WHI bisa langsung berjalan.
Program umroh sekarang bayar belakangan juga memberikan pilihan tenor mulai dari 3 bulan hingga maksimal 36 bulan. Karena pilihan tenornya cukup fleksibel, kamu bisa menyesuaikannya dengan kondisi keuangan yang sudah direncanakan sebelumnya.
Selain itu, program ini menggunakan akad Ijarah Multijasa, tidak ada bunga, tidak ada biaya keterlambatan, dan tidak ada biaya tambahan atau penalti apabila ingin melakukan pelunasan lebih cepat. Untuk pembiayaan di atas Rp40 juta, terdapat ketentuan tambahan berupa agunan BPKB mobil sesuai kebijakan yang berlaku.
Sebelum mengajukan, jangan lupa menyiapkan dokumen yang dibutuhkan, seperti KTP, KK, NPWP, bukti pembayaran listrik terbaru, serta dokumen pekerjaan seperti slip gaji atau rekening tabungan tiga bulan terakhir dan Surat Keterangan Usaha bagi wiraswasta.
Jadi, kalau kamu sudah punya tabungan pribadi, jangan langsung berpikir semuanya harus dibayar tunai atau semuanya harus dibiayai. Justru lebih baik konsultasikan dulu agar kamu mendapat gambaran skema pembayaran yang paling pas dengan kondisi keuanganmu.
Kalau masih ingin tahu bagaimana mekanisme umroh sekarang bayar belakangan atau ingin melihat simulasi pembiayaan sesuai paket yang dipilih, kamu bisa menghubungi tim @whi.umrohhaji. Tim akan membantu menjelaskan prosesnya dari awal sampai akhir, sehingga kamu bisa menentukan langkah yang paling nyaman sebelum berangkat ke Tanah Suci.

