JAKARTA – Umroh sambil nonton Timnas memang terdengar seperti perjalanan yang sekali jalan bisa mendapatkan dua pengalaman sekaligus. Selain menjalankan ibadah di Tanah Suci, kamu juga punya kesempatan mendukung langsung Timnas Indonesia ketika bermain di kawasan yang lokasinya masih memungkinkan dimasukkan ke dalam rencana perjalanan.
Tapi ada satu hal yang jangan sampai terlewat, yaitu menghitung seluruh biaya perjalanan dari awal. Jangan cuma melihat harga paket lalu merasa uang yang dimiliki sudah cukup, karena ada sejumlah pengeluaran tambahan yang bisa muncul sebelum, selama, bahkan setelah pertandingan.
Banyak orang biasanya sudah menghitung tiket pesawat, hotel, dan biaya paket umroh. Setelah itu baru sadar masih ada kebutuhan lain seperti tiket pertandingan, transportasi menuju stadion, makan, uang saku, sampai kebutuhan kecil yang kalau dikumpulkan ternyata lumayan besar.
Umroh sambil nonton Timnas, biaya apa yang sering lupa dihitung?
Dalam rencana umroh sambil nonton Timnas, tiket pertandingan tentu menjadi salah satu pengeluaran yang perlu diperhatikan. Harga tiket bisa berbeda tergantung kategori dan pertandingan, sehingga sebaiknya jangan memasukkannya sebagai angka asal-asalan ketika membuat anggaran.
Setelah tiket pertandingan, pikirkan juga transportasi. Stadion tidak selalu berada persis di dekat hotel atau lokasi tempat kamu menginap, sehingga mungkin ada biaya kendaraan tambahan untuk pergi dan pulang setelah pertandingan.
Pengeluaran seperti ini sering dianggap kecil karena sekali jalan mungkin tidak terlalu terasa. Masalahnya, ketika ditambah dengan makan, minum, transportasi lokal, dan kebutuhan lain selama beberapa hari, totalnya bisa membuat anggaran membengkak.
Umroh sambil nonton Timnas juga berarti kamu perlu menyiapkan uang untuk kebutuhan selama di luar hotel. Jangan mengandalkan uang yang awalnya sudah dialokasikan untuk kebutuhan ibadah karena dua tujuan perjalanan tersebut tetap membutuhkan pos dana masing-masing.
Misalnya kamu sudah menyiapkan uang saku untuk berada di Tanah Suci, sebaiknya jangan menggunakan sebagian besar uang tersebut untuk kebutuhan pertandingan. Pisahkan anggaran untuk ibadah dan anggaran untuk aktivitas menonton Timnas supaya kamu tetap nyaman selama perjalanan.
Hal lain yang sering tidak dihitung adalah makanan. Setelah pertandingan, terutama jika jadwalnya malam, kamu mungkin membutuhkan makan atau minum tambahan sebelum kembali ke hotel.
Belum lagi kalau kamu pergi bersama keluarga atau teman. Biaya yang kelihatannya sederhana seperti transportasi, makanan, atau membeli kebutuhan kecil bisa menjadi lebih besar ketika jumlah orang yang ikut bertambah.
Karena itu, sebelum berangkat umroh sambil nonton Timnas, coba buat dua anggaran besar. Satu untuk kebutuhan utama perjalanan dan ibadah, sementara satu lagi khusus untuk aktivitas menonton pertandingan.
Pembagian seperti ini membuat kamu lebih mudah mengontrol pengeluaran. Kalau dana pertandingan sudah habis, kamu tahu bahwa tidak seharusnya mengambil uang dari pos kebutuhan umroh hanya karena ingin membeli sesuatu tambahan.
Jersey juga bisa masuk dalam perhitungan kalau kamu memang ingin memberikan dukungan langsung kepada Timnas. Tidak harus membeli baru, karena jersey yang sudah ada di rumah tentu bisa digunakan selama kondisinya masih nyaman dan sesuai dengan kebutuhan perjalanan.
Selain uang, ada biaya yang bentuknya bukan langsung berupa rupiah, yaitu waktu dan tenaga. Jadwal pertandingan yang padat bisa membuat kamu pulang larut atau harus berpindah tempat dalam waktu tertentu, sehingga kondisi fisik perlu diperhitungkan sejak awal.
Ini penting karena umroh sambil nonton Timnas tetap punya tujuan utama yang berkaitan dengan ibadah. Jangan sampai karena terlalu fokus mengejar pertandingan, waktu istirahat berkurang dan tubuh malah terlalu lelah ketika harus menjalankan rangkaian ibadah.
Kalau kamu berangkat menggunakan paket khusus, perhatikan juga jadwal perjalanan yang ditawarkan. Pastikan agenda pertandingan tidak bertabrakan dengan jadwal ibadah atau perpindahan kota yang sudah ditentukan.
Dari sisi keuangan, kamu juga bisa membuat batas maksimal pengeluaran harian. Cara sederhana ini cukup membantu agar uang tidak habis di awal perjalanan hanya karena merasa masih punya banyak waktu.
Bagi yang belum punya dana penuh, pembiayaan perjalanan bisa menjadi salah satu opsi yang dipelajari, terutama kalau memang sudah punya perhitungan pemasukan dan kemampuan bayar. WHI misalnya memiliki Program Pembiayaan Umroh Syariah bersama BFI Finance Syariah dengan akad Ijarah Multijasa, DP mulai 15 persen dan pilihan tenor 3–36 bulan.
Tetapi kalau memilih pembiayaan, jangan cuma menghitung cicilan paketnya. Untuk umroh sambil nonton Timnas, kamu tetap perlu menyiapkan dana pegangan untuk tiket pertandingan, transportasi, makan, oleh-oleh, dan kebutuhan pribadi lainnya.
Jangan sampai semua dana yang dimiliki habis untuk keberangkatan, lalu kamu berangkat tanpa uang cadangan. Perjalanan akan jauh lebih nyaman kalau dari awal sudah ada batas pengeluaran dan dana darurat yang tidak disentuh kecuali benar-benar diperlukan.
Kamu juga tidak perlu merasa harus membeli semua hal yang berkaitan dengan Timnas. Tujuan utama perjalanan tetap ibadah, sementara pertandingan menjadi pengalaman tambahan yang ingin kamu nikmati tanpa mengacaukan rencana keuangan.
Kalau semua sudah dihitung, umroh sambil nonton Timnas bisa direncanakan dengan lebih tenang. Kamu tahu berapa biaya paket, berapa dana untuk pertandingan, berapa uang pegangan, dan berapa cadangan yang harus tetap disimpan.
Jadi, jangan berhenti pada pertanyaan “berapa harga paketnya?” ketika menyusun perjalanan seperti ini. Justru pengeluaran kecil yang sering terlupakan biasanya perlu dimasukkan sejak awal agar perjalanan ke Tanah Suci sekaligus mendukung Timnas tetap nyaman dan tidak bikin kantong kaget.
Kalau kamu sedang mencari paket atau ingin menghitung kira-kira kebutuhan dana berdasarkan rencana perjalananmu, kamu bisa ngobrol dulu dengan tim @whi.umrohhaji. Konsultasi dari awal bisa membantu kamu melihat pilihan paket dan memperkirakan kebutuhan dana sebelum menentukan keberangkatan.

