JAKARTA – Kalau kamu baru pertama kali mau berangkat, memahami Biaya Umroh itu penting banget supaya nggak kaget. Banyak jamaah pemula berpikir biaya hanya sebatas paket dari travel, padahal masih ada beberapa hal lain yang harus disiapkan. Nah, biar lebih paham dan nggak salah hitung, yuk kita bahas rincian lengkap Biaya Umroh dari awal sampai akhir.
Pertama, mulai dari paspor. Ini bagian dari Biaya Umroh yang sering dilupakan jamaah pemula. Biaya pembuatan paspor biasanya mulai dari ratusan ribu tergantung jenisnya. Pastikan masa berlaku paspor kamu lebih dari 6 bulan sebelum keberangkatan. Kalau kurang, kamu harus memperpanjang, dan ini tentu menambah Biaya Umroh yang harus disiapkan.
Kedua, suntik meningitis. Ini wajib terutama sebelum pandemi, dan beberapa aturan negara masih tetap mensyaratkannya. Harganya tidak terlalu mahal, tapi tetap masuk kategori Biaya Umroh. Jangan menunda-nunda karena antrean kadang panjang, apalagi kalau banyak jamaah yang hendak berangkat dalam waktu yang sama.
Perhatikan Biaya Umroh Lain-Lain
Ketiga, biaya perlengkapan. Mungkin kamu menganggap ini kecil, tapi perlengkapan seperti koper, tas paspor, kain ihram, sandal, mukena, buku doa, masker, dan kebutuhan pribadi lain juga masuk ke total Biaya Umroh. Banyak travel memberikan perlengkapan gratis, tetapi tidak semuanya lengkap, jadi tetap harus disiapkan.
Keempat, biaya paket travel. Ini tentu bagian terbesar dari keseluruhan Biaya Umroh. Harga paket biasanya tergantung hotel, maskapai, musim, lama perjalanan, dan fasilitas yang ditawarkan travel. Di sini kamu harus jeli membandingkan harga dan fasilitas. WHI sering membagikan tips cara memilih paket lewat IG @whi.umrohhaji, jadi bisa kamu intip untuk referensi.
Kelima, akomodasi tambahan. Kadang jamaah ingin upgrade kamar, extend perjalanan, atau punya kebutuhan khusus seperti kursi roda. Hal-hal begini pasti menambah Biaya Umroh, jadi pastikan kamu sudah komunikasi dengan travel sejak awal supaya bisa dihitung.
Keenam, biaya makan tambahan dan belanja. Travel biasanya menyediakan makan 3 kali sehari, tapi jamaah sering butuh jajan atau beli makanan tambahan. Harga makanan di Tanah Suci cukup bervariasi, jadi tetap masuk dalam kalkulasi Biaya Umroh.
Ketujuh, biaya transport lokal. Misalnya kamu ingin berziarah di luar itinerary atau ingin jalan-jalan ke pusat perbelanjaan tertentu. Meski banyak tempat yang bisa ditempuh dengan jalan kaki, tetap ada situasi di mana kamu butuh transport tambahan.
Biaya Umroh bukan hanya sekadar angka paket yang ditawarkan travel, tetapi total dari dokumen, kesehatan, perlengkapan, akomodasi, transport, dan kebutuhan pribadi. Kalau kamu ingin persiapan lebih matang, ikuti tips-tips umroh dari WHI di IG @whi.umrohhaji. Dengan paham detail Biaya Umroh, kamu jadi lebih siap berangkat tanpa kejutan-kejutan di Tanah Suci.


