JAKARTA – Kursi pesawat untuk umroh mungkin terlihat seperti urusan kecil saat mempersiapkan keberangkatan. Namun, pilihan tempat duduk bisa cukup berpengaruh, apalagi kalau kamu harus menempuh penerbangan berjam-jam menuju Arab Saudi. Duduk terlalu lama di posisi yang kurang nyaman bisa membuat badan pegal, kaki terasa kaku, dan waktu istirahat selama perjalanan jadi kurang maksimal.
Karena itu, jangan asal memilih kursi ketika mendapat kesempatan menentukan tempat duduk. Ada beberapa hal yang bisa kamu pertimbangkan, mulai dari posisi dekat lorong, dekat jendela, sampai jarak dengan toilet. Pilihan terbaik tentu bergantung pada kebutuhan masing-masing jamaah. Kursi yang terasa nyaman bagi satu orang belum tentu cocok untuk orang lain.
Kalau kamu termasuk orang yang sering ingin berdiri atau pergi ke toilet, kursi pesawat untuk umroh di dekat lorong bisa jadi pilihan. Kamu tidak perlu meminta penumpang di sebelah untuk bergeser setiap kali ingin keluar. Posisi ini juga memudahkan kamu meregangkan kaki sebentar ketika tanda sabuk pengaman sudah dimatikan dan kondisi penerbangan memungkinkan.
Pilih posisi Kursi pesawat untuk umroh sesuai kebiasaan selama perjalanan
Kursi dekat jendela punya kelebihan tersendiri. Kamu bisa menyandarkan kepala ke sisi pesawat ketika ingin tidur dan tidak terlalu terganggu oleh penumpang yang lalu-lalang. Buat jamaah yang ingin lebih banyak beristirahat selama penerbangan, posisi ini bisa terasa menyenangkan. Namun, kamu perlu siap meminta izin jika ingin keluar dari tempat duduk.
Sementara itu, kursi di bagian tengah sering kali kurang disukai karena ruang geraknya terasa lebih terbatas. Kamu harus berbagi ruang dengan penumpang di kedua sisi. Kalau bepergian bersama pasangan atau keluarga, memilih kursi yang berdekatan mungkin lebih penting daripada mendapatkan posisi dekat jendela atau lorong.
Ada juga jamaah yang mempertimbangkan kursi di dekat toilet. Posisi ini memang memudahkan ketika ingin ke kamar kecil, tetapi lalu lintas penumpang bisa cukup ramai. Suara pintu toilet dan orang yang mengantre mungkin mengganggu waktu istirahat. Jadi, sebelum memilih kursi pesawat untuk umroh, pikirkan juga apakah kamu lebih mengutamakan kemudahan bergerak atau suasana yang lebih tenang.
Hal lain yang perlu diperhatikan adalah jarak antarbaris kursi. Sebagian pesawat menyediakan kursi dengan ruang kaki lebih lega, tetapi biasanya ada ketentuan khusus dan kemungkinan biaya tambahan. Kursi di dekat pintu darurat juga tidak selalu bisa dipilih semua orang karena penumpangnya harus memenuhi persyaratan keselamatan dari maskapai.
Jangan lupa mempertimbangkan kondisi tubuh. Jamaah yang punya kesulitan berjalan atau membutuhkan bantuan khusus sebaiknya menyampaikan kebutuhan tersebut kepada pihak travel dan maskapai sejak awal. Jangan menunggu sampai hari keberangkatan untuk meminta bantuan, terutama jika membutuhkan kursi tertentu atau layanan pendampingan di bandara.
Banyak orang mengira kursi paling depan selalu menjadi pilihan terbaik. Padahal, kenyamanannya tetap bergantung pada konfigurasi pesawat dan kebutuhan penumpang. Ada kursi yang memiliki ruang kaki lebih luas, tetapi sandaran tangan atau fasilitas lainnya mungkin berbeda. Sebelum membayar biaya pemilihan kursi, periksa dulu denah tempat duduk pesawat yang akan digunakan.
Kalau ingin memilih kursi pesawat untuk umroh, kamu juga perlu mengecek kebijakan maskapai. Tidak semua tiket memberikan fasilitas pemilihan kursi secara gratis. Ada tiket yang memungkinkan penumpang memilih tempat duduk sejak awal, sementara tiket lain baru memberikan pilihan saat check-in. Ketentuan ini bisa berbeda menurut maskapai, jenis tiket, dan rute penerbangan.
Buat kamu yang berangkat bersama orang tua, usahakan memilih tempat duduk yang memudahkan mereka bergerak. Kalau memungkinkan, tempatkan anggota keluarga yang membutuhkan bantuan di posisi yang mudah dijangkau. Sampaikan juga kepada pihak travel jika ada jamaah yang memerlukan perhatian khusus selama penerbangan.
Satu hal yang sering terlupakan, posisi kursi bukan satu-satunya penentu kenyamanan. Gunakan pakaian yang tidak terlalu ketat, siapkan jaket atau syal karena suhu kabin bisa terasa dingin, dan jangan lupa minum air putih. Sesekali gerakkan pergelangan kaki dan lakukan peregangan ringan ketika kondisi memungkinkan. Kebiasaan sederhana ini bisa membantu tubuh tetap nyaman selama duduk lama.
Kalau kamu mengikuti perjalanan bersama WHI, tanyakan lebih awal mengenai maskapai, jadwal penerbangan, dan kemungkinan pengaturan tempat duduk. Tim WHI bisa membantu menjelaskan informasi perjalanan yang perlu kamu ketahui sebelum keberangkatan. Kamu bisa berkonsultasi melalui Instagram @whi.umrohhaji agar persiapan perjalanan lebih terarah.


