Apa yang Sebaiknya Dicek Sebelum Mengambil Program Umroh Tanpa Riba?

Beribadah ke Tanah Suci Tanpa Biro Perjalanan Haji dan Umroh Catat! Hari Terbaik Memulai Ibadah bersama Umroh Tour and Travel Umroh dan Haji Mengajarkan Bahwa Tidak Semua Hal Bisa Dikendalikan Umroh Sekarang Bayar Belakangan, Benarkah Bisa Dimulai dari Sekitar Rp1 Jutaan per Bulan? Apa yang Sebaiknya Dicek Sebelum Mengambil Program Umroh Tanpa Riba?

JAKARTA – Umroh tanpa riba sekarang makin banyak dicari. Wajar, karena banyak calon jamaah yang ingin berangkat umroh lewat pembiayaan, tapi tetap ingin prosesnya sesuai prinsip syariah.

Masalahnya, banyak orang cuma lihat angka cicilan. Begitu cicilannya kelihatan ringan, langsung tertarik. Padahal sebelum memutuskan ikut program umroh tanpa riba, ada beberapa hal yang jauh lebih penting untuk dicek.

Yang pertama tentu akadnya. Jangan cuma dengar istilah “syariah”, tapi tanyakan juga akad apa yang digunakan. Soalnya, akad inilah yang menjadi dasar seluruh proses pembiayaan. Kalau dari awal kamu sudah paham akadnya, biasanya keputusan yang diambil juga jadi lebih tenang.

Di program pembiayaan umroh syariah WHI bersama BFI Finance Syariah, akad yang digunakan adalah Ijarah Multijasa. Jadi sebelum ada pembayaran apa pun, calon jamaah akan mendapatkan penjelasan mengenai alur pembiayaan yang akan dijalani.

Hal kedua yang perlu dicek adalah alur pengajuannya. Program yang jelas pasti punya tahapan yang jelas juga. Di WHI misalnya, proses dimulai dari konsultasi dengan Tim Consultant. Setelah memilih paket, data akan diteruskan ke BFI Finance Syariah untuk proses analisa dan pengecekan kelayakan pembiayaan. Kalau pengajuan disetujui, barulah jamaah membayar DP dan menandatangani akad.

Jangan sampai kebalik. Baru lihat iklan langsung transfer tanpa tahu prosesnya. Justru semakin transparan alurnya, biasanya calon jamaah juga akan semakin nyaman.

Hal berikutnya adalah memahami semua ketentuan pembiayaan. Jangan hanya bertanya cicilannya berapa per bulan. Tanyakan juga apakah ada bunga, apakah ada biaya keterlambatan, bagaimana kalau ingin melunasi lebih cepat, dan apakah ada syarat tambahan untuk nominal pembiayaan tertentu.

Di program ini, jamaah bisa memilih tenor mulai dari 3 sampai 36 bulan. Selain itu, tidak ada bunga, tidak ada biaya keterlambatan, dan tidak ada penalti kalau ingin melunasi lebih cepat. Khusus pembiayaan di atas Rp40 juta, ada ketentuan tambahan berupa agunan BPKB mobil.

Jangan lupa cek juga dokumen yang perlu disiapkan. Biasanya meliputi KTP, KK, NPWP, bukti pembayaran listrik, serta dokumen pekerjaan seperti slip gaji atau rekening tabungan dan Surat Keterangan Usaha bagi wiraswasta. Menyiapkan dokumen sejak awal bisa membuat proses pengajuan lebih lancar.

Yang terakhir, jangan ragu bertanya. Kadang orang malu bertanya karena takut dianggap terlalu banyak tanya. Padahal ini keputusan yang nilainya tidak kecil. Semakin banyak yang kamu pahami sebelum mendaftar, semakin kecil kemungkinan muncul salah paham di kemudian hari.

Kalau kamu sedang mencari program umroh tanpa riba, jangan hanya membandingkan angka cicilan. Bandingkan juga akadnya, alurnya, siapa yang mengelola pembiayaannya, dan bagaimana pelayanannya. Justru hal-hal seperti ini yang akan membuat kamu lebih tenang saat menjalani prosesnya.

Kalau masih ada yang ingin ditanyakan, kamu bisa konsultasi dulu dengan tim @whi.umrohhaji. Mereka akan menjelaskan alur pembiayaan, simulasi cicilan, sampai proses pengajuannya secara lengkap. Jadi kamu bisa memutuskan dengan informasi yang utuh, bukan hanya karena tergiur cicilan yang terlihat ringan.

 

Indra Eka Setiawan

Writer & Blogger

Related Posts:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Facebook
Twitter
LinkedIn
Akun ke 3 Milik PT Wisata Halal Indonesia