JAKARTA – Cara bayar umroh sekarang mulai berubah. Kalau dulu banyak orang memilih menabung sampai uangnya terkumpul semua, sekarang tidak sedikit keluarga muda yang justru memilih pembayaran bertahap lewat program pembiayaan. Alasannya sederhana, mereka ingin tetap bisa berangkat tanpa harus menunggu tabungan penuh yang kadang butuh waktu bertahun-tahun.
Buat keluarga muda, pengeluaran setiap bulan biasanya memang cukup banyak. Ada cicilan rumah, biaya anak, kendaraan, sampai kebutuhan sehari-hari. Akibatnya, menyisihkan puluhan juta rupiah sekaligus untuk umroh bukan perkara mudah. Bukan karena tidak mampu, tapi memang perlu mengatur prioritas keuangan.
Karena itu, cara bayar umroh dengan sistem pembiayaan mulai banyak dilirik. Bukan berarti ingin mencari jalan yang paling murah, tetapi lebih kepada mengatur arus kas keluarga supaya tetap sehat. Daripada menunggu dana terkumpul semuanya, sebagian orang merasa lebih nyaman membayar secara bertahap sesuai kemampuan.
Di program pembiayaan umroh syariah WHI bersama BFI Finance Syariah, prosesnya juga cukup jelas. Semuanya dimulai dari konsultasi bersama Tim Consultant (TC) WHI. Di tahap ini, kamu bisa memilih paket umroh sekaligus meminta simulasi pembiayaan sesuai kemampuan keuangan keluarga.
Kalau sudah menentukan paket, data akan diteruskan kepada tim BFI Finance Syariah. Setelah itu dilakukan follow up, pengumpulan dokumen, serta analisa dan pengecekan kelayakan pembiayaan. Jadi, setiap pengajuan tetap melalui proses sebelum mendapatkan persetujuan.
Kalau pengajuan disetujui, jamaah melakukan pembayaran DP mulai dari 15 persen dari harga paket kepada BFI Finance Syariah. Setelah akad pembiayaan ditandatangani, proses persiapan keberangkatan bersama WHI bisa mulai berjalan. Sementara pembayaran cicilan selanjutnya akan dikelola langsung oleh pihak BFI Finance Syariah.
Salah satu alasan kenapa cara bayar umroh seperti ini banyak dipilih keluarga muda adalah karena pilihan tenornya cukup fleksibel. Jamaah bisa memilih tenor mulai dari 3 bulan hingga maksimal 36 bulan. Dengan begitu, besaran cicilan bisa disesuaikan dengan kondisi keuangan masing-masing keluarga.
Program ini juga menggunakan akad Ijarah Multijasa. Selain itu, tidak ada bunga, tidak ada biaya keterlambatan, dan tidak ada biaya tambahan atau penalti apabila ingin melakukan pelunasan lebih cepat. Untuk pembiayaan di atas Rp40 juta, terdapat ketentuan tambahan berupa agunan BPKB mobil sesuai kebijakan yang berlaku.
Sebelum mengajukan, pastikan juga dokumen yang dibutuhkan sudah disiapkan. Mulai dari KTP, Kartu Keluarga, NPWP, bukti pembayaran listrik terbaru, hingga slip gaji bagi karyawan atau rekening tabungan tiga bulan terakhir beserta Surat Keterangan Usaha untuk wiraswasta. Dokumen yang lengkap akan membantu proses pengajuan berjalan lebih lancar.
Kalau masih bingung menentukan skema pembayaran yang paling cocok, kamu bisa konsultasi dulu dengan tim @whi.umrohhaji. Tim akan membantu menjelaskan pilihan paket, simulasi cicilan, hingga seluruh proses pembiayaan bersama BFI Finance Syariah, sehingga kamu dan keluarga bisa memilih cara yang paling nyaman untuk mewujudkan rencana umroh.


