JAKARTA – Doa perjalanan umroh menjadi salah satu hal yang bisa kamu persiapkan sejak jauh-jauh hari sebelum berangkat ke Tanah Suci. Selain menyiapkan paspor, tiket, pakaian ihram, dan perlengkapan pribadi, ada baiknya kamu mulai mempelajari bacaan doa agar perjalanan terasa lebih tenang dan setiap tahapnya dijalani dengan mengingat Allah Subhanahu Wa Ta’ala.
Buat yang baru pertama kali berangkat, mungkin ada kekhawatiran bakal lupa bacaan atau bingung kapan harus membacanya. Kamu tidak perlu menghafal semuanya sekaligus. Mulai saja dari doa keluar rumah, doa naik kendaraan, doa safar, lalu pelajari talbiyah yang dibaca ketika sudah memasuki rangkaian ihram untuk umroh.
Doa Perjalanan Umroh yang Bisa Dipelajari Sebelum Berangkat
Salah satu doa perjalanan umroh yang bisa kamu biasakan adalah doa ketika keluar rumah. Bacaan ini bukan khusus untuk umroh, tetapi merupakan doa yang dianjurkan saat seorang muslim meninggalkan rumah dan bertawakal kepada Allah.
Bacaan Arab:
بِسْمِ اللَّهِ، تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ، لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ
Latin:
Bismillāhi, tawakkaltu ‘alallāhi, lā ḥaula wa lā quwwata illā billāh.
Artinya:
“Dengan nama Allah, aku bertawakal kepada Allah. Tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah.”
Kamu bisa membaca doa ini ketika hendak meninggalkan rumah menuju bandara. Sambil mempersiapkan hati, pastikan juga hal-hal praktis sudah beres, seperti dokumen perjalanan, obat pribadi, barang bawaan, dan informasi penerbangan.
Setelah sampai di kendaraan, kamu juga bisa membaca doa naik kendaraan. Salah satu bacaan yang dikenal dalam tuntunan Islam terdapat dalam Surah Az-Zukhruf ayat 13–14.
Bacaan Arab:
سُبْحَانَ الَّذِي سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَ، وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُونَ
Latin:
Subḥānalladzī sakhkhara lanā hādzā wa mā kunnā lahū muqrinīn, wa innā ilā rabbinā lamunqalibūn.
Artinya:
“Mahasuci Allah yang telah menundukkan kendaraan ini untuk kami, padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya, dan sesungguhnya kepada Tuhan kamilah kami akan kembali.”
Saat Perjalanan Menuju Tanah Suci
Doa perjalanan umroh juga bisa mencakup doa safar yang dibaca ketika melakukan perjalanan jauh. Dalam doa ini, seorang muslim memohon kebaikan, ketakwaan, kemudahan perjalanan, serta perlindungan bagi keluarga yang ditinggalkan.
Bacaan Arab:
اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ فِي سَفَرِنَا هَذَا الْبِرَّ وَالتَّقْوَى، وَمِنَ الْعَمَلِ مَا تَرْضَى، اللَّهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا سَفَرَنَا هَذَا وَاطْوِ عَنَّا بُعْدَهُ
Latin:
Allāhumma innā nas’aluka fī safarinā hādzā al-birra wat-taqwā, wa minal-‘amali mā tardhā. Allāhumma hawwin ‘alainā safaranā hādzā waṭwi ‘annā bu’dah.
Artinya:
“Ya Allah, kami memohon kepada-Mu kebaikan dan ketakwaan dalam perjalanan kami ini serta amalan yang Engkau ridai. Ya Allah, mudahkanlah perjalanan kami ini dan dekatkanlah jaraknya.”
Doa safar memiliki bacaan lanjutan yang diriwayatkan dalam hadis, termasuk permohonan agar Allah menjadi penjaga selama perjalanan dan bagi keluarga yang ditinggalkan. Kamu bisa mempelajarinya dari buku doa atau pembimbing manasik dengan memperhatikan sumber dan ketepatan bacaannya.
Kalau belum hafal, jangan merasa harus membaca semuanya dengan lancar sejak awal. Kamu bisa membawa catatan doa di ponsel atau buku saku, kemudian berlatih sebelum keberangkatan. Memahami arti bacaan juga membantu kamu lebih menghayati doa yang diucapkan.
Ketika Memulai Ibadah Umroh
Salah satu bacaan penting dalam rangkaian umroh adalah talbiyah. Talbiyah dibaca setelah berniat ihram sesuai tuntunan manasik, bukan sekadar ketika pesawat mulai terbang atau saat tiba di bandara Arab Saudi.
Bacaan Arab:
لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ، لَبَّيْكَ لَا شَرِيكَ لَكَ لَبَّيْكَ، إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ، لَا شَرِيكَ لَكَ
Latin:
Labbaika Allāhumma labbaik, labbaika lā syarīka laka labbaik. Innal-ḥamda wan-ni’mata laka wal-mulk, lā syarīka lak.
Artinya:
“Aku memenuhi panggilan-Mu, ya Allah, aku memenuhi panggilan-Mu. Aku memenuhi panggilan-Mu, tidak ada sekutu bagi-Mu, aku memenuhi panggilan-Mu. Sesungguhnya segala puji, nikmat, dan kerajaan adalah milik-Mu. Tidak ada sekutu bagi-Mu.”
Ketika mempelajari doa perjalanan umroh, pastikan kamu juga memahami urutan ibadah yang akan dilakukan. Ikuti penjelasan pembimbing mengenai waktu memulai ihram, bacaan talbiyah, tawaf, sa’i, dan tahalul agar setiap tahap dijalankan sesuai tuntunan.
Selain menghafal bacaan, persiapkan juga kondisi tubuh dan perlengkapan perjalanan. Tidur yang cukup, minum air sesuai kebutuhan, menyimpan dokumen di tempat aman, serta mengetahui jadwal rombongan bisa membantu kamu menjalani perjalanan dengan lebih nyaman.
Jika ingin memastikan kebutuhan perjalanan dan persiapan sebelum berangkat, kamu bisa berkonsultasi dengan tim Wisata Halal Indonesia (WHI). Manfaatkan waktu sebelum keberangkatan untuk bertanya tentang jadwal, manasik, dan perlengkapan yang perlu dibawa, sehingga kamu tidak baru mencari informasi ketika sudah berada di bandara.
Doa perjalanan umroh sebaiknya dipelajari dengan tenang dan tidak hanya dihafalkan untuk memenuhi daftar persiapan. Pahami maknanya, amalkan sesuai tuntunan, dan iringi dengan ikhtiar menjaga keselamatan serta memenuhi kebutuhan perjalanan. Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala memberikan kemudahan, melindungi perjalanan, dan menerima ibadah umroh yang kamu jalani.

